Kaldera Santorini

Perjalanan ke Santorini, Yunani

Perjalanan Eropa kali ini adalah menjelajahi negara Yunani yang kaya akan kultur budayanya. Penulis menyempatkan diri mengunjungi pulau Santorini. Pulau yang indah ini patut Anda datangi bila sempat mengunjungi Yunani.

Sejarah Santorini.

santoriniSantorini merupakan sebuah pulau di pesisir pantai yang terdapat di Kepulauan Cyclades di Lautan Aegean. Santorini sempat hancur ketika letusan gunung berapi melalap semua isi kota pada abad ke-16 dan mengubah susunan topografi kepulauan ini.

Sampai sekarang, sisa pengikisan pulau akibat letusan masih bisa dilihat.

Di pulau ini, Anda bisa menikmati pemandangan yang menarik. Selain itu, kota yang sering didatangi turis adalah Oia, Fira, Kamari, dan Perissa.

Kamari.

kamariSesampainya di Pulai Santorini melalui pesawat dan mendarat di Santorini Airport (JTR), kota pertama yang bisa dinikmati adalah Kamari.

Kamari merupakan kota kecil yang berada di pinggir pantai. Kurang lebih 1800-2001 orang menempati kota ini, menurut sensus tahun 2001. Berjarak sekitar 8 km dari ibukota Fira.

Nama Kamari diambil dari bangunan tua yang masih berdiri di bagian selatan pulau dan merupakan pemujaan kepada Dewa laut, yaitu Poseidon.

Pada tahun 2002, disini juga ditemukan bangunan yang ditujukan untuk pemujaan Achilles, salah satu pahlawan Yunani.

Anda bisa menikmati suasana pantai disini. Berbagai kegiatan liburan yang berhubungan dengan laut juga disediakan sebagai atraksi turis.

Kamari juga menawarkan berbagai restoran, cafe, bar, dan klub malam.

Perissa.

perissaMeninggalkan Kamari, kota Perissa bisa dikunjungi di dekatnya.

Perissa merupakan kota kecil yang terletak hanya 4-5 km dari Kamari. Penduduknya tercatat hanya 678 orang.

Karena letaknya yang berdekatan dengan pantai, segala atraksi yang berhubungan juga dengan pantai bisa dinikmati disini.

Bagi Anda yang beragama Kristiani, peninggalan dari abad silam terpancar dalam bangunan Saint Irene. Bangunan dari awal perkembangan sejarah Kristen ini masih berdiri megah.

Fira

FiraFira merupakan ibukota dari Pulau Santorini. Namanya diambil dari kata ‘Thira’, nama pulau ini dahulu kala.

Fura didominasi oleh bangunan berwarna putih yang dibangun dekat kaldera setinggi 400 meter DPL dari bagian barat pulau ini.
Karena ketinggian ini, untuk mengunjungi Fia, Anda bisa naik mobil dan menaiki lembah yang berliku-liku, atau dengan menaiki keledai pula. Selain itu, kereta kabel bisa digunakan untuk mengunjungi pelabuhan yang terletak di bawahnya.

Ada 2 bangunan museum yang bisa dikunjungi disini. Archaeological Museum of Thera, 30 meter dari sisi timur kereta gondola, dan Museum of Prehistoric Thera di sebelah tenggara dari Katedral White Orthodox of Ypapanti. Katedral ini dulunya pernah hancur pada tahun 1956 karena gempa bumi Amorgos.

Di bagian tengah ibukota ini, terdapat pelataran yang dinamakan Plateia Theotokopoulou, dimana Anda bisa menemukan aktivitas penduduk disini.

Pemandangan yang bisa dilihat disini adalah kaldera gunung sepanjang 18 kilometer dari selatan Cape Akrotiri hingga utara Cape Ag. Nikolaos, juga pulau dengan gunung vulkanik Nea Kameni.

Oia

OiaKota menarik lainnya adalah Oia. Oia terletak di ujung utara pulau ini. Berpenduduk sekitar 1500 jiwa, menurut sensus tahun 2011, dahulu dikenal sebagai Apano Meria.

Dahulu Oia merupakan kota perdagangan pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, terutama karena perdagangan dari Alexandria menuju Rusia. Kota ini juga sempat hancur karena gempa bumi tahun 1956.

Disini Anda bisa mengunjungi peninggalan Byzantium, yaitu Byzantine Castle Ruins.

Perjalanan ke Santorini sangatlah menarik bagi Anda yang menyukai pemandangan laut. Selain itu, sejarah unik di kota ini bisa menjadi cerita untuk dibagikan ke teman-teman Anda.

kelsey erin